Pengunjung 2010

Who Are You ???

content ...

Tampilkan postingan dengan label Muhammad Wali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muhammad Wali. Tampilkan semua postingan

Siapa yang Mengendalikan Diri Anda? By : Muhammad Wali


"Menjadi besar" bukanlah sekedar mentukan ke arah mana kita melangkah. Untuk mencapai dermaga kesuksesan, kita harus berlayar, kadang-kadang searah angin, malah kadang-kadang harus menantangnya. Tetapi kita harus terus berlayar dan bukan mengikuti arus, atau berhenti dan menambatkan perahu untuk pulang.

Setiap manusia mendambakan tercapainya suatu kehidupan yang sukses dan bahagia, kehidupan dimana seseorang merasa diperhatikan, dihargai atau dicintai, dan sebaliknya mencintai seseorang dengan membuatnya bahagia. Tak seorang pun yang mengharapkan kehidupan yang suram dan penuh malapetaka.

kita ingin membuat hidup kita berarti dan penuh makna. Sudah tentu hidup yang pernuh arti berbeda untuk setiap orang. Bagi sebahagian orang dapat berarti suatu hari ia menjadi direktur di sebuah perusahaan. Bagi yang lainnya dapat berarti ia memiliki pengaruh dalam membuat kebijakan publik. Bagi banyak orang, kehidupan akan berarti bila seseorang secara jasmani sehat dan cantik, atau memiliki cukup uang untuk membeli banyak benda, atau memiliki kehidupan pribadi dan keluarga yang bahagia. Oleh sebab itu orang-orang berusaha membaca buku karangan Daniel Goleman, Emotional Intelligence, atau buku karangan Jhon Gray, Men are from mars, Women are from Venus, mengikuti lokakarya dengan tema peran orang tua, mengasah keterampilan, atau berolahraga, sekalipun mereka mungkin tak menyukainya. Tujuannya seringkali sama - untuk membuat hidup mereka lebih baik, lebih bahagia dan bergairah dibandingkan dengan keadaan mereka sekarang.

Sayangnya, usaha untuk menuju kehidupan yang bahagia tidak selalu mudah. Perjalanan menuju sukses dan bahagia lebih sering di penuhi dengan kesulitan tak terduga, kebingungan yang tiba-tiba muncul, dan berbagai kesalahan serta kekecewaan. Hanya sedikit orang yang bisa mencapainya. Para juara dan pemenang ini cendrung jauh lebih sedikit dari mereka yang kalah atau gagal. Dari miliaran manusia yang telah berjalan di atas bumi dalam dua milenuim terakhir ini, hanya sebahagian kecil yang memiliki kehidupan yang layak diberi penghargaan dan dicatat dalam sejarah. Dan dari enam milyar atau lebih manusia yang hidup diatas bumi saat ini, barangkali hanya sebahagian kecil yang kelihatan puas dengan apa yang telah mereka capai. Bagi mereka yang berhasil, hidup itu indah. Tetapi bagi mereka yang belum berhasil, kehidupan mungkin menjadi sangat tidak menyenangkan dan penuh tekanan.
Selengkapnya ...

Lahirnya Sang Pemenang. By: Muhammad Wali


Setiap orang dilahirkan untuk menang. Tak seorang pun yang dilahirkan untuk kalah. Namun kenyataannya kenapa banyak diantara kita yang merasa kalah? Satu hal yang harus kita ingat bahwa, perbedaan antara pemenang dan pecundang itu adalah kesediaan untuk belajar, berubah dan tumbuh.

Ada dua isu yang telah memenuhi pemikiran dan penyuluti perdebatan yang intens dikalangan intelektual, profesional, dan orang awam selama berabad-abad. Selain itu, kedua isu ini kerap diangkat dan menyulut perdebatan sengit di kebanyakan seminar dan lokakarya yang dihadiri oleh para eksekutif perusahaan dan para guru. Pertanyaan pertama menyinggung kontrovesi, apakah kecerdasan manusia itu bersifat bawaan atau dikembangkan?, dan isu kedua menyinggung penyebab ataupun faktor yang memperngaruhi kesuksesan. Dalam seminar ataupun lokakarya apapun dengan tema keterampilan berikir, pengembangan diri, hubungan antar pribadi manusia, kepemimpinan, model manajemen, sampai kepada strategi bisnis, kedua isu itulah yang cenderung menarik perhatian dan menyedot energi peserta.

Tentang kecerdasan, ada satu kelompok yang percaya bahwa kecerdasan itu (seperti dalam bidang matematika, musik dll) pada umumnya adalah produk ala, dan oleh karena itu tidak ada yang dapat kita lakukan untuk mengubah intensitas ataupun besarannya. Omong kosong sahut kelompk yang lain. Karena mereka sangat percaya bahwa kecerdasan itu dapat dilatih dan diajarkan secara kreatif. Jadi? mari kita teruskan pembelajaran kita.
Selengkapnya ...

Update Informasi anda ...

Last Agenda Of Aspura ...

Buku tamu aspura... Isi Ya?



Yuk Jadi Sahabat Aspura ...

Informasi Lowongan Pekerjaan

Informasi Beasiswa Terbaru ...